Coding Merah Putih adalah sebuah coding bootcamp yang semua program dan kursusnya berpusat kepada AI dan berorientasi kepada pemantapan skill siap kerja yang high demand.
Filosofi pembelajaran kami bukan belajar secara tradisional tapi "mencuri ilmu" atau belajar catch up secepat mungkin karena kita menyadari ketertinggalan bangsa kita dalam teknologi. Kami yakin teknik "mencuri ilmu" Jepang (Contoh: Toyota yang dulu pabrik tekstil "me-reverse engineer" mobil GM sehingga menjadi produsen mobil) dan Cina HARUS ditiru oleh Indonesia
Kami memiliki visi mencetak 1 Juta AI Engineers dan AI Developers untuk Indonesia Emas 2045 sebagai dukungan kami terhadap program pemerintah mencetak tenaga kerja SDM unggul.
Coding Merah Putih didirikan pada tahun 2024 oleh Dr. Aristo Purboadji dan Yohanes Yuddy dengan tujuan membangun sebuah program coding yang "AI-focused" yang bertujuan menciptakan keterampilan/skills agar peserta dapat mewujudkan ide-ide mereka dan memecahkan masalah, karena para founders merasa program gelar pendidikan formal gagal memberikan keterampilan teknologi baru ini kepada para mahasiswa. Fokus kepada AI dan "problem solving" ini yang membuat Coding Merah Putih berbeda dengan coding bootcamp yang lain.
Dr. Aristo mempelajari Industrial Espionage ketika di bangku S2 di Universitas Indonesia jurusan Intelijen. Ia terinsipirasi dengan Jepang dan Cina yang mengejar ketertinggalan teknologinya dari Amerika dengan "mencuri ilmu" ala reverse engineering. Dr Aristo mengembangkan filosofi pembelajaran CMP yang bukan belajar secara mainstream tapi "mencuri ilmu" untuk dapat diterapkan secepat mungkin agar Indonesia mengejar ketertinggalannya dalam teknologi.
Seorang lulusan S2 di National Taiwan University of Science mengambil jurusan electrical engineering, Yuddy berkarir sebagai software dan electrical engineer selama lebih dari 10 tahun dan sekarang ini bekerja di perusahaan Intel. Bagi Yuddy, Coding Merah Putih adalah kesempatan membagikan skill berharga yang ia kuasai karena ia percaya daya saing SDM bangsa kita bergantung kepada penguasaan skill yang terdiri dari dua huruf ini: AI